Amerika Serikat
Amerika Serikat·Regulasi

14 April 2026 pukul 07.07

eToro Resmi Luncurkan Perdagangan Kripto di New York

Quick Take
  • eToro secara resmi meluncurkan perdagangan mata uang kripto untuk penduduk New York lebih dari tiga tahun setelah mendapatkan lisensi regulasi.
  • Platform ini awalnya menawarkan 20 token kepada pengguna di New York, jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan 115 aset yang tersedia di wilayah lain.
  • Pimpinan perusahaan menyebutkan pengawasan regulasi pasca-FTX dan fokus pada IPO sebagai faktor penyebab keterlambatan peluncuran ini.

Ekspansi ke Pasar New York

Platform perdagangan global eToro telah menyelesaikan peluncuran layanan mata uang kripto untuk kliennya di New York. Peluncuran ini dilakukan setelah periode yang cukup lama sejak perusahaan tersebut mendapatkan Izin Aktivitas Bisnis Mata Uang Virtual, atau yang dikenal sebagai BitLicense, dari Departemen Layanan Finansial Negara Bagian New York (NYDFS) pada Februari 2023.

Menurut Andrew McCormick, Kepala eToro AS, layanan ini akan dimulai dengan sekitar 20 token digital yang disetujui dalam batas regulasi ketat negara bagian tersebut. Ini merupakan penawaran yang lebih kecil dibandingkan dengan 115 aset kripto yang disediakan perusahaan di 74 negara dan 47 negara bagian AS lainnya. Ke depannya, perusahaan berniat untuk memperluas penawaran di New York, termasuk:

  • Menambahkan lebih banyak token kripto secara bertahap
  • Layanan staking, yang saat ini sedang dalam proses regulasi
  • Akses terintegrasi bersama kelas aset lainnya seperti saham dan ETF

Menghadapi Hambatan Regulasi

Perjalanan menuju aktivasi layanan di New York terbilang sangat panjang. Sejak pengenalan BitLicense pada tahun 2015, kurang dari 40 perusahaan yang berhasil memperoleh kredensial tersebut. McCormick mencatat bahwa meskipun lisensi diberikan pada awal 2023, perusahaan sedang dalam proses aplikasi ketika kejatuhan FTX terjadi. Peristiwa ini secara signifikan meningkatkan tingkat ketelitian dan pengawasan yang diterapkan oleh regulator.

eToro berdiri sebagai perusahaan pertama yang diberikan BitLicense setelah keruntuhan FTX. Meskipun McCormick mengakui bahwa perusahaan berharap peluncuran bisa dilakukan lebih awal, ia menekankan pentingnya memenuhi standar tinggi untuk kepatuhan, anti-pencucian uang (AML), dan perlindungan pelanggan yang ditetapkan oleh NYDFS.

Waktu Strategis dan Pandangan Federal

Selain persetujuan regulasi, eToro mengaitkan waktu peluncurannya dengan faktor strategis dan politik yang lebih luas. Perusahaan sangat fokus pada penawaran umum perdana (IPO) tahun lalu dan menghadapi lingkungan domestik di bawah pemerintahan Biden yang digambarkan McCormick sebagai lingkungan yang tidak ramah bagi investasi dan pertumbuhan kripto.

Menatap masa depan, perusahaan menyatakan preferensinya terhadap kejelasan hukum di tingkat federal daripada kerangka kerja per negara bagian yang terfragmentasi saat ini. McCormick menyoroti perlunya undang-undang seperti Clarity Act untuk melampaui standar yang sudah usang, merujuk pada ketergantungan pada undang-undang sekuritas tahun 1930-an dan kasus Mahkamah Agung tahun 1940-an yang tidak lagi memadai untuk aset digital modern. Saat ini, eToro masih membatasi layanan kripto di negara bagian dengan kompleksitas serupa, seperti Hawaii dan Nevada.

Bagaimana reaksi pasar?

100%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle