Solana
Solana·Market

10 April 2026 pukul 07.02

Volume Stablecoin Solana Tembus Rekor Baru $650 Miliar

Volume Stablecoin Solana Tembus Rekor Baru $650 Miliar
Quick Take
  • Solana mencetak rekor volume transaksi stablecoin sebesar $650 miliar selama bulan Februari 2026.
  • Aktivitas bulanan jaringan tumbuh hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya, melampaui tolok ukur pasar tradisional seperti emas berjangka.
  • Peluncuran produk stablecoin baru dan minat institusional menjadi pendorong utama, dengan 74% eksekutif keuangan menganggap aset ini vital untuk operasi perbendaharaan.

Pertumbuhan Rekor dan Dinamika Pasar

Blockchain Solana mencapai tonggak sejarah penting pada Februari 2026, memproses transaksi stablecoin senilai sekitar $650 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan hampir 300% dari level pada bulan Januari. Analis dari The Kobeissi Letter menunjukkan bahwa momentum ini diperkirakan akan berlanjut hingga Maret, yang berpotensi dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Lonjakan aktivitas ini telah mendorong total volume stablecoin bulanan di pasar yang lebih luas mendekati angka $2 triliun. Sebagai perbandingan, volume ini sekarang secara signifikan melampaui tolok ukur keuangan tradisional:

  • Volume bulanan stablecoin kira-kira sembilan kali lebih besar daripada perdagangan emas berjangka CME Group, yang baru-baru ini mencatat $208 miliar.
  • Likuiditas total tetap tangguh bahkan ketika ekuitas tradisional dan logam mulia menghadapi tekanan dari konflik global yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

Peluncuran Produk Baru dan Perdebatan Regulasi

Sebagian besar pertumbuhan di jaringan Solana disebabkan oleh pengenalan instrumen keuangan baru. Peluncuran terbaru termasuk USDPT dari Western Union dan JUPUSD dari Jupiter. Stablecoin JUPUSD telah menarik minat besar karena kemampuannya untuk memberikan imbal hasil (yield) kepada pengguna di dalam ekosistemnya.

Namun, fitur pemberi imbal hasil ini telah menjadi titik perdebatan. Institusi perbankan tradisional mendorong definisi yang lebih ketat di bawah CLARITY Act, berupaya memastikan bahwa perusahaan aset digital tidak memberikan keuntungan seperti bunga pada stablecoin, sebuah langkah yang dapat membentuk kembali lanskap regulasi untuk keuangan terdesentralisasi.

Perbandingan Jaringan dan Adopsi Institusional

Meskipun Solana mengalami ekspansi cepat, ia tetap menjadi bagian dari lanskap kompetitif di mana blockchain lain memegang kendali dalam metrik tertentu. Menurut data dari Artemis dan DefiLlama:

  • Ethereum mempertahankan pasokan sirkulasi terbesar senilai $170 miliar, diikuti oleh Tron senilai $86 miliar dan Solana senilai $16 miliar.
  • Dalam hal volume transaksi historis kumulatif, Ethereum memimpin dengan $52 triliun, sementara Base dan Tron masing-masing telah memproses $34,7 triliun dan $23,8 triliun. Solana telah melampaui $19 triliun dalam total volume.

Sentimen institusional tetap sangat positif. Sebuah laporan oleh Ripple menyoroti bahwa 72% institusi keuangan sekarang menganggap aset kripto yang didukung fiat diperlukan untuk tetap kompetitif di pasar modern, menandakan pergeseran menuju integrasi stablecoin jangka panjang dalam keuangan global.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle