Bitcoin
Bitcoin·Market

1 April 2026 pukul 13.11

Penurunan Bitcoin Mengecil, Wall Street Mulai Melirik

Penurunan Bitcoin Mengecil, Wall Street Mulai Melirik
Quick Take
  • Siklus pasar Bitcoin menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, dengan penurunan harga baru-baru ini menyempit menjadi sekitar 50% dibandingkan dengan penurunan historis yang mencapai 90%.
  • Analis dari AdLunam dan Fidelity Digital Assets menyarankan bahwa likuiditas yang lebih dalam dan integrasi institusional melalui ETF dan dana pensiun mengurangi volatilitas ekstrem.
  • Meskipun struktur pasar semakin matang, beberapa analis seperti Mike McGlone memperingatkan tentang potensi "ledakan gelembung" yang dapat menyebabkan kembalinya harga ke level $10.000.

Evolusi Struktur Pasar

Secara historis, Bitcoin telah didefinisikan oleh siklus lonjakan dan penurunan yang agresif. Setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di tahun-tahun sebelumnya, aset ini sering mengalami keruntuhan yang melebihi 80%. Namun, siklus saat ini mencerminkan perubahan yang signifikan. Jason Fernandes, salah satu pendiri AdLunam, mencatat bahwa kompresi penurunan harga menjadi sekitar 50% adalah tanda kedewasaan pasar. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan modal untuk menggerakkan harga dan partisipasi institusional yang semakin dalam, narasi beralih dari mempertanyakan legitimasi menjadi mengoptimalkan alokasi portofolio.

Mendukung pandangan ini, Zack Wainwright, seorang analis di Fidelity Digital Assets, menunjukkan bahwa pertumbuhan Bitcoin menjadi kurang impulsif. Ia menyoroti bahwa penarikan dari level tertinggi sepanjang masa pada 6 Oktober yang mencapai lebih dari $126.200 jauh lebih tidak parah dibandingkan dengan masa lalu.

Perbandingan Historis dan Pandangan Berlawanan

Untuk memahami signifikansi stabilisasi saat ini, para analis menunjuk pada keruntuhan dramatis di masa lalu:

  • Setelah mencapai puncaknya di sekitar $1.163 pada akhir 2013, harga turun sekitar 87% menjadi $152 pada Januari 2015.
  • Mengikuti reli bullish 2017 ke $20.000, aset tersebut anjlok 84% menjadi $3.122 dalam waktu satu tahun.

Meskipun banyak yang melihat tren saat ini sebagai tanda kedewasaan permanen, Mike McGlone dari Bloomberg Intelligence menawarkan perspektif yang lebih hati-hati. Ia berargumen bahwa "gelembung kripto" mungkin telah berakhir dan bahwa "reversi normal" masih bisa menyeret harga turun ke $10.000, yang berpotensi bertepatan dengan penurunan yang lebih luas di pasar ekuitas dan komoditas.

Dampak Institusional pada Strategi Portofolio

Masuknya pemain institusional telah mengubah cara Bitcoin dikelola secara struktural. Fernandes berpendapat bahwa volume modal yang besar yang sekarang terikat pada ETF dan pensiun membuat likuidasi skala besar sebesar 90% lebih sulit terjadi secara struktural. Pergeseran ini juga mengubah cara manajer kekayaan memandang aset tersebut. Alih-alih sebagai spekulasi, aset ini semakin dipandang sebagai penambah efisiensi portofolio.

Penelitian terbaru dari Fidelity memperkuat transisi ini, mengungkapkan bahwa Bitcoin memberikan keuntungan sekitar 20.000% selama periode 10 tahun. Aset ini telah menjadi aset dengan kinerja terbaik dalam 11 dari 15 tahun terakhir. Menurut Fernandes, seiring dengan terus terkompresinya volatilitas, investor harus mengharapkan keuntungan untuk menormalkan diri, mengubah Bitcoin dari pertaruhan gaya ventura menjadi alokasi makro standar di mana risiko utamanya adalah biaya peluang karena tidak memiliki eksposur sama sekali.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle