Bitcoin
Bitcoin·Market

1 April 2026 pukul 10.42

Kripto Rebound Saat Harga Minyak Turun, Namun Sinyal Pasar Masih Lemah

Kripto Rebound Saat Harga Minyak Turun, Namun Sinyal Pasar Masih Lemah
Quick Take
  • Bitcoin melonjak ke $68.500, mencatat kenaikan 3,1% dalam 24 jam terakhir.
  • Pemulihan pasar terjadi bersamaan dengan turunnya harga minyak di bawah $100 menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai konflik di Iran.
  • Algorand (ALGO) memimpin penguatan altcoin dengan lonjakan 22% setelah memantul dari area jenuh jual (oversold).

Pengaruh Makroekonomi terhadap Aset Digital

Harga kripto mengalami pergerakan positif pada hari Rabu saat pasar global bereaksi terhadap perkembangan geopolitik. Harga minyak mentah merosot ke bawah ambang batas $100 per barel tak lama setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan bahwa konflik yang sedang berlangsung di Iran dapat berakhir dalam dua hingga tiga minggu. Penurunan biaya energi dan ketegangan geopolitik ini memberikan dorongan sementara bagi aset berisiko, termasuk sektor mata uang kripto.

Kinerja Mata Uang Kripto Utama

Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan dengan naik ke $68.500, mewakili kenaikan 0,4% sejak tengah malam UTC dan total keuntungan 3,1% dalam 24 jam. Demikian pula, Ether (ETH) berhasil kembali ke level $2.130. Pemulihan ini terjadi setelah periode sulit bagi token asli Ethereum tersebut, yang sempat jatuh ke bawah level $2.000 pada minggu lalu.

Tren Pasar yang Lebih Luas dan Pemulihan Altcoin

Meskipun terjadi kenaikan baru-baru ini, tren pasar umum masih menunjukkan penurunan sejak bulan Oktober. Namun, para analis mencatat adanya sedikit pergeseran sentimen karena pasar memasuki fase konsolidasi.

  • Bitcoin terutama diperdagangkan antara $62.500 dan $75.000 sejak awal Februari.
  • Algorand (ALGO) muncul sebagai aset dengan performa terbaik di antara altcoin, melonjak 22% dalam satu hari saat pulih dari kondisi jenuh jual.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle