Amerika Serikat
Amerika Serikat·Regulasi

1 April 2026 pukul 08.22

AS Dakwa 10 WNA Atas Manipulasi Wash Trading Kripto

AS Dakwa 10 WNA Atas Manipulasi Wash Trading Kripto
Quick Take
  • Juri federal AS telah mendakwa 10 warga negara asing yang terkait dengan pembuat pasar kripto atas dugaan skema pencucian perdagangan (wash trading).
  • Perusahaan kripto yang terlibat meliputi Gotbit, Vortex, Antier, dan Contrarian.
  • Hingga saat ini, pihak berwenang telah menyita lebih dari $1 juta dalam bentuk aset kripto terkait kasus tersebut.

Skema Manipulasi Pasar

Jaksa penuntut di Distrik Utara California menyatakan bahwa para eksekutif dan karyawan dari empat perusahaan tersebut mengatur skema "pump-and-dump" yang merugikan investor di Amerika Serikat dan negara lainnya. Para terdakwa diduga bertindak sebagai pembuat pasar ilegal dan melakukan wash trading untuk menciptakan kesan palsu bahwa aset kripto tertentu memiliki volume perdagangan organik yang aktif. Taktik ini digunakan untuk memancing investor yang tidak menaruh curiga ke dalam aset kripto yang harganya telah digelembungkan.

Detail Terdakwa dan Ekstradisi

Tiga terdakwa, termasuk dua CEO, ditangkap tahun lalu di Singapura dan telah diekstradisi untuk hadir di pengadilan federal di Oakland. Gleb Gora, warga negara Rusia berusia 24 tahun yang menjabat sebagai CEO Vortex, melakukan penampilan perdananya pada hari Senin. Sebelumnya, pada bulan Agustus lalu, Gora bersama dua terdakwa Vortex lainnya, Sergei Ryzhkov dan Michael Vogel, telah didakwa atas konspirasi penipuan kawat.

Eksekutif Contrarian yang merupakan warga negara India, Manu Singh dan Vasu Sharma, juga hadir di pengadilan setelah ekstradisi mereka dari Singapura pada bulan Oktober. Terdakwa lain yang disebutkan dalam kasus ini termasuk Kushagra Srivastava dari Contrarian, Sabby Singh dari Antier, serta karyawan Gotbit seperti Ian Sofronov, Antoine Tsao, dan Nemanja Popov.

Konsekuensi Hukum dan Penalti

Jika terbukti bersalah, para terdakwa menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara dan denda sebesar $250.000 untuk setiap pelanggaran. Beberapa terdakwa dari Gotbit, yaitu Antoine Tsao dan Nemanja Popov, telah mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman. Selain itu, pendiri Gotbit, Aleksei Andriunin, telah dijatuhi hukuman delapan bulan penjara pada Juni 2025 setelah terbukti melakukan pencucian perdagangan senilai jutaan dolar.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle