
31 Maret 2026 pukul 13.16
Chainalysis Hadirkan Agen AI untuk Mudahkan Investigasi Kripto

- Chainalysis mengintegrasikan agen AI bahasa alami ke dalam platformnya untuk menyederhanakan investigasi blockchain yang kompleks.
- Alat baru ini dirancang untuk membantu penegak hukum dan profesional keuangan melakukan penyelidikan menggunakan permintaan bahasa sehari-hari alih-alih kode teknis.
- Sistem AI ini dibangun berdasarkan data dari lebih dari 10 juta investigasi sebelumnya dan dijadwalkan untuk diluncurkan selama musim panas.
Menyederhanakan Intelijen Blockchain
Chainalysis, perusahaan analisis blockchain terkemuka, meluncurkan agen kecerdasan buatan untuk membuat platformnya lebih mudah diakses. Menurut salah satu pendiri dan CEO Jonathan Levin, perkembangan ini merupakan momen penting dalam mengurangi hambatan teknis untuk masuk ke dunia intelijen blockchain. Tujuannya adalah untuk memungkinkan pengguna yang tidak memiliki keahlian kripto yang mendalam, termasuk petugas penegak hukum dan pekerja keuangan tradisional, untuk dengan mudah melacak pergerakan aset digital.
Alih-alih membutuhkan pengalaman bertahun-tahun di ruang kripto, alat baru ini memungkinkan pengguna untuk membangun agen AI khusus di dalam platform. Agen-agen ini dapat menangani permintaan non-teknis untuk membuat investigasi yang disesuaikan dan mendalam yang memenuhi standar bukti tinggi dan menyediakan jejak audit yang diperlukan.
Kemampuan dan Integrasi Teknis
Diharapkan meluncur pada musim panas ini, agen AI ini lebih dari sekadar chatbot sederhana. Mereka diintegrasikan langsung ke dalam perangkat lunak Chainalysis Reactor dan diinformasikan oleh basis data masif dari sekitar 10 juta investigasi yang telah dilakukan di platform tersebut. Agen-agen ini membantu pengguna dengan mengidentifikasi jenis analisis spesifik yang diperlukan dan menentukan transaksi mana yang relevan untuk kasus mereka.
Fitur utama dari integrasi AI baru ini meliputi:
- Kemampuan bagi perusahaan dan lembaga untuk membangun alur kerja khusus.
- Dukungan untuk standar investigasi yang ketat termasuk jejak audit.
- Pemrosesan bahasa alami untuk menerjemahkan permintaan biasa menjadi kueri blockchain teknis.
Era Baru Analitik
Langkah Chainalysis ini mengikuti pengumuman serupa dari kompetitornya, TRM Labs, yang menandakan tren industri yang lebih luas menuju analitik berbasis AI. Evolusi ini sebagian didorong oleh fakta bahwa organisasi kriminal telah mulai menggunakan kecerdasan buatan untuk operasi mereka sendiri.
Jonathan Levin mencatat bahwa karena setiap lembaga penegak hukum dan perusahaan memiliki persyaratan yang unik, platform ini dirancang agar fleksibel. Hal ini memungkinkan organisasi untuk mengembangkan agen khusus mereka sendiri guna menangani tugas-tugas tertentu dan pelacakan aset lintas batas dengan lebih efisien.
Bagaimana reaksi pasar?
commentCount
commentEmpty
commentEmptySubtitle
