Bitcoin
Bitcoin·Market

31 Maret 2026 pukul 11.15

BTC Merosot ke $66.000 Jelang Briefing Departemen Perang AS

BTC Merosot ke $66.000 Jelang Briefing Departemen Perang AS
Quick Take
  • Bitcoin mengalami penolakan tajam setelah sempat naik di atas $68.000, membuat pembeli di harga tinggi terjebak saat harga turun kembali menuju $66.000.
  • Premium Coinbase yang negatif dan posisi long yang agresif terjebak menunjukkan kurangnya permintaan institusional yang berkelanjutan di Amerika Serikat.
  • Ketidakpastian geopolitik tetap tinggi saat pasar menanti pengarahan pers dari Menteri Perang AS Pete Hegseth di tengah harga minyak yang volatil.

Penolakan pada Level Resistensi Utama

Pada hari Selasa, Bitcoin (BTC) gagal mempertahankan momentumnya setelah lonjakan sementara di atas level $68.000. Pergerakan ini berubah menjadi bull trap klasik, karena harga dengan cepat berbalik arah, menargetkan posisi terendah lokal di bawah $66.000. Data dari TradingView mengonfirmasi bahwa kenaikan setelah penutupan harian berlangsung singkat. Analis dari JDK Analysis mencatat bahwa pedagang agresif yang mengambil posisi long selama pemulihan terjebak di harga tinggi, yang menyebabkan kerugian yang belum direalisasi saat pasar bergeser ke bawah.

Penurunan Permintaan AS dan Peringatan Teknis

Indikator teknis lebih lanjut mendukung pandangan berhati-hati. Analis independen Filbfilb menyoroti signifikansi Premium Coinbase yang negatif, yang merupakan selisih harga antara pasangan BTC/USD Coinbase dan BTC/USDT Binance. Menurut CryptoQuant, premium ini sulit untuk tetap positif sejak Oktober 2025, menandakan lemahnya permintaan dari investor AS. Filbfilb mengamati bahwa setiap upaya untuk naik dihadapi dengan tekanan jual, terutama selama sesi perdagangan AS, yang ia gambarkan sebagai tanda yang tidak menguntungkan bagi mereka yang mengharapkan harga dasar.

Ketegangan Geopolitik dan Volatilitas Makro

Faktor eksternal sangat memengaruhi sentimen pasar. Departemen Perang AS dijadwalkan untuk mengadakan pengarahan pers pada pukul 8 pagi waktu Timur, yang menampilkan Menteri Pete Hegseth. Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai keamanan energi global dan status pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Minyak mentah WTI baru-baru ini melonjak di atas $106, level tertingginya sejak 9 Maret, sebelum mengalami sedikit koreksi. Trader Michaël Van de Poppe menyuarakan kecemasan pasar secara umum, menunjukkan bahwa pergerakan turun lebih lanjut untuk Bitcoin tampaknya mungkin terjadi karena setiap pemulihan kecil dihadapi dengan resistensi yang signifikan.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle