USDC
USDC·Market

31 Maret 2026 pukul 10.52

Standard Chartered: Perputaran Stablecoin Melonjak Pesat

Standard Chartered: Perputaran Stablecoin Melonjak Pesat
Quick Take
  • Standard Chartered melaporkan bahwa kecepatan perputaran (velocity) stablecoin telah meningkat dua kali lipat selama dua tahun terakhir, dengan token berpindah tangan rata-rata enam kali per bulan.
  • Bank tersebut mempertahankan perkiraan jangka panjangnya bahwa total pasokan stablecoin akan mencapai $2 triliun pada tahun 2028.
  • Peningkatan aktivitas didorong oleh kasus penggunaan baru seperti pembayaran berbasis AI dan penggantian jalur keuangan tradisional, terutama yang melibatkan USDC milik Circle.

Perubahan Dinamika Perputaran Token

Standard Chartered telah mengamati pergeseran signifikan dalam perilaku stablecoin, mencatat bahwa aset-aset ini bergerak melalui sistem keuangan jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya. Geoffrey Kendrick, kepala riset aset digital global di bank tersebut, menyoroti bahwa kecepatan stablecoin—frekuensi di mana token berpindah tangan—telah melonjak setelah periode stabilitas yang lama. Perkembangan ini sangat penting karena proyeksi pasokan masa depan bank tersebut sebagian didasarkan pada seberapa sering token tersebut digunakan.

Data dari bank menunjukkan bahwa tingkat perputaran secara efektif telah berlipat ganda dalam 24 bulan terakhir. Meskipun volume transaksi yang meningkat biasanya menandakan kebutuhan akan lebih banyak token, tingkat perputaran yang lebih cepat berarti bahwa pasokan yang ada dapat menangani lebih banyak volume, yang berpotensi memperlambat kebutuhan akan penerbitan baru. Kendrick mencatat bahwa tren ini "bertentangan dengan asumsi kami" dan memerlukan pemantauan ketat untuk melihat apakah hal itu menjadi fitur pasar yang permanen.

Pendorong Meningkatnya Kecepatan

Laporan tersebut mengidentifikasi Circle (USDC) sebagai katalis utama bagi peningkatan pergerakan ini, dengan token tersebut menunjukkan aktivitas yang dipercepat di berbagai jaringan blockchain. Analis menunjukkan bahwa ini bukanlah pergeseran universal untuk semua stablecoin melainkan refleksi dari permintaan baru yang bersifat tambahan. Sementara Tether (USDT) terus mendominasi kasus penggunaan "kecepatan rendah" seperti tabungan di pasar berkembang, USDC semakin banyak digunakan untuk tujuan keuangan yang lebih aktif.

Beberapa kasus penggunaan baru yang mendorong kecepatan ini meliputi:

  • Berfungsi sebagai pengganti jalur pembayaran keuangan tradisional.
  • Memfasilitasi tahap awal pembayaran mesin berbasis AI.
  • Meningkatkan aliran likuiditas di berbagai platform terdesentralisasi.

Proyeksi Pasar dan Dampak Masa Depan

Meskipun terjadi "kecepatan yang tidak stabil" saat ini, Standard Chartered tetap pada pandangan bullish untuk sektor ini. Bank tersebut mengulangi prediksinya bahwa kapitalisasi pasar stablecoin akan mencapai $2 triliun pada tahun 2028, yang diharapkan akan mendorong permintaan baru sebesar $1 triliun untuk Obligasi Pemerintah AS yang digunakan sebagai cadangan.

Kendrick menekankan bahwa stablecoin sedang berkembang menjadi kekuatan sentral bagi likuiditas global. Bank tersebut sebelumnya menyarankan bahwa aset-aset ini pada akhirnya dapat menarik hingga $1 triliun dari simpanan bank tradisional di pasar berkembang. Seiring dengan integrasi stablecoin yang lebih dalam ke pasar modal dan transaksi otomatis, bank menyimpulkan bahwa kecepatan sirkulasi akan menjadi metrik yang sama pentingnya dengan total pasokan dalam menentukan fase pertumbuhan berikutnya.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle