Bitcoin
Bitcoin·Market

30 Maret 2026 pukul 10.55

Bitcoin Stagnan, Strategi Cari Cuan Batasi Volatilitas

Bitcoin Stagnan, Strategi Cari Cuan Batasi Volatilitas
Quick Take
  • Bitcoin tetap berada dalam rentang perdagangan sempit yang berpusat di sekitar $70.000 sejak pertengahan Februari.
  • Investor institusional menggunakan strategi covered call untuk menghasilkan imbal hasil (yield), yang secara tidak sengaja menekan volatilitas pasar.
  • Lindung nilai teknis oleh pembuat pasar (market makers) yang memegang gamma positif memaksa mereka untuk membeli saat harga turun dan menjual saat reli, memperkuat koridor harga saat ini.

Kekuatan Pasar yang Saling Bertentangan

Selama lebih dari sebulan, pasar Bitcoin terjebak dalam saluran harga tertentu. Sementara ketegangan geopolitik, khususnya permintaan yang didorong oleh konflik Iran, telah memberikan landasan bagi aset ini di sekitar $65.000, tekanan ekonomi makro telah membatasi kenaikannya. Kenaikan yield Treasury AS telah bertindak sebagai hambatan signifikan, mencegah keuntungan berkelanjutan di atas angka $75.000.

Dampak Strategi Pencarian Yield

Di luar faktor makro tradisional, perilaku perdagangan tertentu di antara partisipan institusional menjaga Bitcoin tetap berada dalam rentang tersebut. Investor semakin banyak menjual opsi call terhadap kepemilikan spot mereka—taktik yang dikenal sebagai strategi covered call. Dengan melakukan ini, mereka mengumpulkan premi (biaya) dari pembeli, secara efektif menghasilkan yield di pasar yang bergerak sideways.

James Harris, CEO pengelola aset digital berlisensi MiCA Tesseract, mencatat bahwa sepanjang kuartal pertama, pelaku institusional secara sistematis telah menjual call pada harga kesepakatan (strike price) yang lebih tinggi. Aktivitas ini mentransfer eksposur gamma yang signifikan kepada dealer pasar, yang harus mempertahankan posisi netral dengan berdagang melawan arah pasar yang berlaku.

Kompresi Volatilitas dan Data Pasar

Lingkungan teknis ini telah menyebabkan penekanan mekanis pada ayunan harga. Karena pembuat pasar dipaksa untuk membeli saat harga turun dan menjual saat reli untuk tetap terlindungi, volatilitas alami aset tersebut teredam. Fenomena ini tercermin dengan jelas dalam data pasar terbaru:

  • Indeks volatilitas tersirat 30 hari Bitcoin (BVIV) telah turun sebesar 5%, menjadi 56% bulan ini.
  • Indeks DVOL mengalami kompresi sekitar enam poin dalam satu minggu.
  • Penurunan ini terjadi bahkan ketika indeks volatilitas untuk minyak, obligasi, dan ekuitas tradisional mengalami lonjakan.

Menurut Harris, tren ini mewakili penekanan mekanis dari volatilitas yang terealisasi, karena penjualan premi yang sistematis mengimbangi dampak dari latar belakang makroekonomi yang bergejolak.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle