
27 Maret 2026 pukul 09.43
Kekhawatiran Perang Iran Picu Outflow ETF Bitcoin $171 Juta

- $171 juta ditarik dari ETF Bitcoin spot AS pada hari Kamis, menandai arus keluar harian terbesar sejak 3 Maret.
- Ketidakstabilan geopolitik, khususnya kekhawatiran akan eskalasi konflik AS-Israel-Iran, disebut sebagai pendorong utama aksi jual tersebut.
- Meskipun ada arus keluar baru-baru ini, ETF Bitcoin telah mencatatkan arus masuk bulanan bersih sebesar $1,36 miliar selama bulan Maret, mempertahankan tren akumulasi yang kuat.
Modal Institusional Menarik Diri di Tengah Risiko Geopolitik
Pada hari Kamis, investor menarik $171 juta dari ETF Bitcoin spot yang terdaftar di AS, mewakili periode penebusan paling signifikan sejak awal Maret, ketika arus keluar mencapai $348 juta. Pergeseran sentimen ini menyusul laporan bahwa Departemen Perang AS mengirimkan ribuan tentara tambahan ke Timur Tengah. Meskipun Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama 10 hari terhadap infrastruktur energi Iran hingga 6 April, pelaku pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi di akhir pekan.
Data dari Farside Investors menyoroti dampak spesifik di berbagai dana utama:
- BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT): Arus keluar sebesar $41 juta.
- Fidelity’s Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC): Arus keluar sebesar $32 juta.
- ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB): Arus keluar sebesar $30,5 juta.
- Grayscale’s Bitcoin Trust (GBTC): Arus keluar sebesar $24 juta.
Ketahanan Pasar dan Konteks Historis
Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, tren yang lebih luas untuk ETF Bitcoin tetap positif bulan ini. Maret telah mencatat total arus masuk bersih sebesar $1,36 miliar, memposisikannya menjadi bulan akumulasi bersih yang signifikan pertama sejak Oktober 2025, ketika arus masuk mencapai puncaknya di angka $3,42 miliar. Analis ETF senior Bloomberg, Eric Balchunas, mencatat bahwa ETF menunjukkan "ketabahan yang luar biasa," terutama mengingat koreksi Bitcoin sebesar 46% dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198 yang tercatat pada Oktober 2025.
Balchunas membandingkan perilaku pasar saat ini dengan kinerja historis emas, menunjukkan bahwa ketika emas turun 40% dalam waktu singkat sekitar satu dekade lalu, sekitar sepertiga investornya menarik diri. Sebaliknya, investor ETF Bitcoin tampak lebih berkomitmen meskipun harga aset yang mendasarinya jatuh di bawah ambang batas $70.000 minggu ini.
Dampak pada Pergerakan Harga Bitcoin
Bitcoin (BTC) merasakan beban dari aksi jual institusional, turun 4,7% selama tujuh hari terakhir dan diperdagangkan di kisaran $67.780. Analis menunjukkan bahwa pasar sangat sensitif terhadap perkembangan militer. Kyle Rodda, analis keuangan senior di Capital.com, menjelaskan bahwa investor khawatir akan terkejut kembali, mengingat serangan militer mendadak pada 28 Februari yang terjadi di tengah negosiasi yang sedang berlangsung. Sentimen "gelisah" ini diperkirakan akan tetap ada selama ancaman konflik yang lebih luas di Timur Tengah membayangi pasar keuangan global.
Bagaimana reaksi pasar?
commentCount
commentEmpty
commentEmptySubtitle
