Bitcoin
Bitcoin·Whale

27 Maret 2026 pukul 07.41

Di Tengah Gejolak Global, Whale Akumulasi 61 Ribu BTC

Quick Take
  • Pemegang besar termasuk whale (paus) dan shark (hiu) telah mengakumulasi lebih dari 61.500 BTC dalam sebulan terakhir.
  • Akumulasi ini terjadi di tengah ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga energi.
  • Sentimen pasar tetap berada dalam kondisi ketakutan ekstrem, menurut pembacaan indeks terbaru.

Lonjakan Akumulasi Skala Besar

Data yang disediakan oleh Santiment pada hari Kamis menunjukkan bahwa pemegang Bitcoin signifikan, yang diklasifikasikan sebagai "whale" dan "shark," telah meningkatkan posisi mereka secara nyata. Para investor ini, yang memiliki antara 10 hingga 10.000 BTC, menambah total kepemilikan mereka sebesar 0,45% selama 30 hari terakhir. Ini setara dengan penambahan sebanyak 61.568 BTC.

Sementara pemegang besar memimpin jalan, partisipasi ritel juga mengalami sedikit kenaikan. Dompet yang berisi kurang dari 0,01 BTC menambahkan sekitar 213 BTC, menandai peningkatan sebesar 0,42%. Analis menyarankan bahwa arus keluar Bitcoin yang terus-menerus dari bursa sepanjang bulan Maret memperkuat narasi bahwa investor lebih memprioritaskan penyimpanan jangka panjang daripada penjualan segera.

Ketegangan Geopolitik dan Divergensi Pasar

Tren akumulasi tetap bertahan bahkan ketika konflik di Timur Tengah antara Israel, AS, dan Iran meningkat. Ketidakpastian global semakin diperparah oleh serangan terhadap infrastruktur energi, yang menyebabkan lonjakan harga gas dan minyak.

Namun, tidak semua pemain skala besar mengikuti tren beli. Pada 19 Maret, saat harga Bitcoin menghadapi tekanan turun, dua whale terkemuka mentransfer aset senilai puluhan juta dolar ke bursa. Langkah ini menonjolkan perbedaan strategi di antara pemegang kekayaan bersih tinggi selama periode volatilitas makro yang meningkat.

Prospek Pasar dan Sentimen Investor

Meskipun ada pembelian agresif dari whale, sentimen pasar yang lebih luas saat ini didominasi oleh kekhawatiran. Indeks Fear & Greed Kripto mencatat skor 13 pada hari Jumat, dan 10 pada hari Kamis, di mana keduanya masuk dalam kategori ketakutan ekstrem. Tingkat pesimisme ini telah menjadi tema berulang sepanjang bulan Februari hingga akhir Maret.

Dominick John, seorang analis di Zeus Research, mencatat bahwa whale kemungkinan besar sedang "menyerok" Bitcoin selama masa konsolidasi untuk bersiap menghadapi penembusan harga (breakout). Menurut John, sementara entitas besar menumpuk aset secara diam-diam, investor ritel kecil sering kali bereaksi terhadap momentum pasar yang didorong oleh rasa takut ketinggalan (FOMO). Secara historis, kombinasi akumulasi whale dan likuidasi ritel telah berfungsi sebagai indikator yang andal untuk dimulainya siklus bull baru.

Bagaimana reaksi pasar?

71%Long/Short29%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle