Bitcoin
Bitcoin·Market

26 Maret 2026 pukul 21.51

Suplai Profit Bitcoin Sentuh 50%, Akankah Reli 655% Terulang?

Quick Take
  • Total pasokan Bitcoin dalam profit turun menjadi 50,8% pada awal Februari, menyentuh level yang secara historis dikaitkan dengan fase akumulasi pasar yang signifikan.
  • Siklus masa lalu menunjukkan bahwa ketika metrik profitabilitas turun mendekati ambang batas 50%, reli besar sering terjadi, termasuk lonjakan 655% setelah titik terendah pada Januari 2023.
  • Struktur pasar telah berubah dengan entitas institusional dan ETF spot kini menguasai sekitar 15,8% dari total pasokan yang beredar.

Profitabilitas Historis dan Siklus Pasar

Hingga minggu ini, total pasokan Bitcoin dalam profit berada di kisaran 60,6%. Ini menyusul penurunan signifikan pada 5 Februari, ketika metrik tersebut jatuh ke 50,8%, titik terendah sejak 2 Januari 2023. Secara historis, rentang profitabilitas 50% hingga 60% telah bertindak sebagai penyegaran siklus pasar, di mana banyak pemegang berada di titik impas, sehingga mengurangi motivasi untuk menjual.

Data dari tahun-tahun sebelumnya menyoroti potensi pemulihan dari level ini. Pada Maret 2020, ketika profitabilitas turun di bawah 50%, Bitcoin diperdagangkan pada $6.500 sebelum melonjak ke $69.000 pada tahun 2021. Demikian pula, tingkat profitabilitas 51% pada Januari 2023 melihat Bitcoin diperdagangkan pada $16.682 sebelum akhirnya menguat 655% hingga mencapai $126.000 pada tahun 2025.

Pergeseran Perilaku Pemegang Jangka Panjang

Meskipun profitabilitas keseluruhan telah menurun, perilaku pemegang jangka panjang (LTH) tetap berbeda dari pasar bearish sebelumnya. Pada tahun 2015, 2018, dan 2022, dasar harga ditandai dengan LTH-NUPL (Net Unrealized Profit/Loss) yang berubah menjadi negatif. Namun, saat ini, LTH-NUPL berada di dekat 0,40, menunjukkan bahwa investor jangka panjang tetap dalam posisi profit meskipun ada volatilitas pasar yang lebih luas.

Faktor utama dalam divergensi ini adalah meningkatnya kehadiran pembeli korporat dan institusional. Sekitar 3.319.677 BTC, atau 15,8% dari pasokan, kini dipegang oleh ETF spot dan perbendaharaan korporasi. Peserta ini umumnya kurang reaktif terhadap fluktuasi harga jangka pendek, yang dapat mencegah penjualan paksa yang biasanya terlihat dalam fase kapitulasi historis.

Analitik dan Berkurangnya Tekanan Jual

Indikator pasar menunjukkan pendinginan penjualan reaktif. Analis Darkfost mencatat bahwa aliran pemegang jangka pendek ke Binance anjlok menjadi 25.000 BTC pada 25 Maret, penurunan tajam dari 100.000 BTC yang terlihat selama aksi jual Februari. Ini menunjukkan bahwa peserta baru menjadi kurang cenderung untuk keluar dari posisi mereka selama penurunan harga.

Selain itu, analis GugaOnChain menunjuk ke beberapa model valuasi yang mendefinisikan tingkat stres pasar saat ini. Secara historis, periode di mana rasio MVRV di bawah 1, NUPL di bawah -0.2, dan Puell Multiple di dekat 0,35 telah menandakan kondisi yang sangat undervalued. Meskipun metrik ini tidak menjamin dasar harga segera, mereka mengidentifikasi zona di mana risiko penurunan lebih lanjut secara historis terbatas dibandingkan dengan potensi kenaikan jangka panjang.

Bagaimana reaksi pasar?

75%Long/Short25%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle