26 Maret 2026 pukul 15.52
NYSE Integrasikan Blockchain ke Sistem Wall Street

- Jon Herrick, Chief Product Officer NYSE, menekankan strategi interoperabilitas antara blockchain dan infrastruktur pasar tradisional.
- Bursa tersebut bertujuan untuk mempertahankan kerangka regulasi dan perlindungan investor yang ada sambil mengintegrasikan aset yang ditokenisasi.
- Intercontinental Exchange (ICE), induk dari NYSE, baru-baru ini melakukan investasi strategis di bursa kripto OKX untuk menjembatani kedua pasar ini.
Model Hibrida untuk Evolusi Pasar
Berbicara di Digital Asset Summit di New York pada hari Kamis, Jon Herrick merinci pendekatan NYSE terhadap teknologi baru. Alih-alih berupaya menggantikan sistem keuangan yang sudah mapan, bursa tersebut berfokus pada pembangunan solusi blockchain di atas infrastruktur saat ini. Herrick mencatat bahwa tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan yang menjaga manfaat inheren dari pasar saat ini—seperti regulasi dan sistem kliring—sambil mengeksplorasi efisiensi yang ditawarkan oleh tokenisasi.
Kemitraan Strategis dan Inovasi Perdagangan
Langkah menuju blockchain sudah terwujud melalui kemitraan korporasi. ICE baru-baru ini berinvestasi di bursa mata uang kripto OKX, menciptakan hubungan timbal balik di mana ICE melisensikan harga spot kripto OKX untuk produk berjangkanya. Sebagai imbalannya, OKX akan memberikan akses kepada pelanggannya di Amerika Serikat ke kontrak berjangka ICE dan ekuitas yang ditokenisasi. Kolaborasi ini menyoroti minat bursa terhadap penyelesaian waktu nyata dan perpanjangan jam perdagangan, yang merupakan manfaat utama yang disebutkan oleh para pendukung blockchain.
Menyeimbangkan Efisiensi dengan Stabilitas
Meskipun mendorong inovasi, Herrick memperingatkan bahwa sistem tradisional seperti kliring terpusat memberikan pengurangan risiko yang penting melalui netting transaksi yang mungkin sulit ditiru oleh sistem terdesentralisasi. Strategi NYSE menyarankan transisi yang bertahap dan inkremental. Herrick memperkirakan bahwa dalam 10 tahun, perbedaan antara sekuritas yang ditokenisasi dan tradisional mungkin akan hilang sepenuhnya, karena kedua sistem tersebut pada akhirnya akan bergabung menjadi satu struktur pasar yang kohesif.
Bagaimana reaksi pasar?
commentCount
commentEmpty
commentEmptySubtitle
