
25 Maret 2026 pukul 16.46
Obex Kerahkan $1 Miliar ke RWA dan AI Demi Yield USDS

- Obex, sebuah inkubator yang didukung oleh Framework Ventures, telah mulai menyalurkan dana sebesar $1 miliar ke aset dunia nyata untuk mendukung ekosistem Sky.
- Inisiatif ini menargetkan berbagai sektor termasuk pusat data AI, perumahan, dan infrastruktur energi guna memberikan imbal hasil bagi stablecoin USDS.
- Pasar aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi secara luas telah melonjak tiga kali lipat dalam setahun terakhir, mencapai nilai $26 miliar seiring meningkatnya permintaan akan keuntungan yang stabil.
Penyaluran Strategis ke Sektor Riil
Pada hari Rabu, Obex memulai alokasi dana sebesar $1 miliar yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan ekonomi fisik. Penyaluran ini merupakan bagian penting dari mandat $2.5 miliar yang diterima Obex tahun lalu untuk mengelola cadangan Sky. Strategi ini melibatkan kolaborasi dengan beberapa perusahaan terkemuka untuk mengintegrasikan pendapatan dari aset berwujud ke dalam ekosistem blockchain.
Mitra yang terlibat dalam fase pertama ini meliputi:
- Maple, USD.ai, dan Daylight
- Centrifuge, Securitize, dan River
- TVL Capital dan Better
Organisasi-organisasi tersebut akan bekerja sama dengan Obex untuk mengembangkan dan meluncurkan produk tokenisasi baru. Dengan mengubah aset tradisional seperti pembiayaan real estat dan proyek energi menjadi instrumen berbasis blockchain, inisiatif ini berupaya melampaui sumber imbal hasil tradisional yang murni berbasis kripto.
Memperkuat Ekosistem Sky
Sky, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu protokol pembiayaan DeFi paling mapan, saat ini menerbitkan stablecoin USDS senilai $10 miliar. Protokol ini telah menunjukkan kinerja keuangan yang kuat, menghasilkan pendapatan tahunan sebesar $435 juta pada tahun 2025. Dengan mengintegrasikan sumber pendapatan dunia nyata, Sky bertujuan untuk memperluas pasokan USDS hingga lebih dari $20 miliar dalam setahun ke depan.
Parker Edwards, mitra di Framework Ventures, mencatat bahwa industri ini sedang menjauh dari "sumber imbal hasil DeFi yang sirkular." Sebaliknya, fokus beralih ke imbal hasil berkualitas tinggi dari pasar kredit terstruktur, fintech, serta sektor produktif seperti pengeluaran modal (CapEx) AI dan infrastruktur energi. Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan fondasi yang lebih kokoh bagi stablecoin yang dipatok ke dolar tersebut.
Ekspansi Tokenisasi Aset
Langkah menuju aset dunia nyata ini mencerminkan tren besar dalam ruang teknologi keuangan. Tokenisasi memungkinkan pinjaman, dana, atau proyek infrastruktur direpresentasikan dalam blockchain, yang menurut para pendukungnya dapat meningkatkan mobilitas modal dan transparansi. Menurut data dari RWA.xyz, pasar untuk aset-aset ini telah melonjak dari level sebelumnya menjadi $26 miliar hanya dalam dua belas bulan.
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh pergeseran sentimen investor. Karena pinjaman berbasis kripto bisa sangat fluktuatif, terdapat keinginan yang meningkat untuk imbal hasil yang lebih terprediksi dan stabil yang ditawarkan oleh sektor tradisional. Dengan menghubungkan arus pendapatan eksternal ini ke dalam protokol Sky, Obex dan para mitranya memposisikan USDS untuk merebut pangsa pasar stablecoin global yang lebih besar.
Bagaimana reaksi pasar?
commentCount
commentEmpty
commentEmptySubtitle
