Uni Eropa
Uni Eropa·All

25 Maret 2026 pukul 09.13

Bitpanda Luncurkan Vision Chain untuk Tokenisasi Aset Bank UE

Bitpanda Luncurkan Vision Chain untuk Tokenisasi Aset Bank UE
Quick Take
  • Bitpanda telah memperkenalkan Vision Chain, jaringan blockchain baru yang dirancang untuk mengintegrasikan aset ter-tokenisasi ke dalam sektor keuangan teregulasi di Eropa.
  • Jaringan ini dibangun bekerja sama dengan Vision Web3 Foundation dan menggunakan teknologi berbasis Ethereum dari Optimism untuk memastikan skalabilitas dan keamanan.
  • Operasi akan mematuhi peraturan Uni Eropa secara ketat, termasuk MiCA dan MiFID II, yang secara khusus menargetkan bank dan institusi fintech.

Infrastruktur untuk Tokenisasi Teregulasi

Broker mata uang kripto yang berbasis di Wina, Bitpanda, mengumumkan pada hari Rabu peluncuran Vision Chain. Blockchain khusus ini dirancang untuk menyediakan jembatan antara keuangan tradisional dan ekosistem aset digital. Dengan memanfaatkan infrastruktur Optimism, jaringan ini menawarkan penskalaan yang diperlukan untuk penggunaan institusional bervolume tinggi sambil tetap fokus pada kepatuhan. Untuk memitigasi volatilitas harga yang sering dikaitkan dengan biaya transaksi blockchain publik, Vision Chain akan menggunakan stablecoin berdenominasi euro yang patuh untuk semua biaya jaringan.

Pemosisian Industri yang Strategis

Tujuan utama dari Vision Chain adalah memungkinkan institusi keuangan untuk menerbitkan dan menyelesaikan aset ter-tokenisasi dalam kerangka kerja yang memenuhi standar hukum Uni Eropa seperti MiCA dan MiFID II. Lukas Enzersdorfer-Konrad, CEO Bitpanda, mencatat bahwa meskipun institusi Eropa telah bersiap untuk transisi menuju pasar 24/7, infrastruktur yang diperlukan selama ini belum tersedia. Ia menyatakan bahwa rantai baru ini menggabungkan transparansi jaringan publik dengan keandalan yang dibutuhkan oleh bank tradisional.

Pertumbuhan Pasar Efek Digital

Langkah Bitpanda sejalan dengan tren global yang lebih luas di mana raksasa keuangan berlomba untuk memodernisasi infrastruktur pasar. Pesaing seperti Robinhood sedang menguji Robinhood Chain untuk saham ter-tokenisasi, sementara bursa utama seperti Nasdaq dan NYSE juga tengah mengembangkan platform blockchain mereka sendiri. Pertaruhannya sangat tinggi; laporan bersama oleh Boston Consulting Group dan Ripple menunjukkan bahwa pasar aset ter-tokenisasi dapat tumbuh sebesar 53% per tahun, yang berpotensi mencapai valuasi sebesar $18,9 triliun pada tahun 2033.

Bagaimana reaksi pasar?

50%Long/Short50%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle