24 Maret 2026 pukul 23.41
Yield AS Naik dan Perang Iran Tekan Harga Bitcoin

- Bitcoin menguji ulang level dukungan $67.500 karena investor beralih ke uang tunai di tengah meningkatnya ketegangan global.
- Imbal hasil Treasury AS tenor 5 tahun mencapai level tertinggi dalam sembilan bulan sebesar 4,10%, sementara emas mengalami koreksi tertajam dalam lebih dari lima dekade.
- Probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Juli melonjak menjadi 20,5% dari nol persen hanya dalam satu minggu sebelumnya.
Pergeseran Makroekonomi Global ke Uang Tunai
Volatilitas pasar baru-baru ini telah memicu perebutan likuiditas secara luas, membuat Bitcoin dan aset berisiko lainnya kesulitan mendapatkan momentum. Saat S&P 500 turun ke titik terendahnya dalam lebih dari enam bulan, investor mulai melepas emas dan obligasi untuk membangun posisi kas. Sikap defensif ini sebagian besar didorong oleh melonjaknya imbal hasil Treasury AS, dengan catatan tenor 5 tahun mencapai 4,10%. Intensitas pergeseran ini disoroti oleh koreksi harga emas yang dramatis, yang paling signifikan dalam 50 tahun terakhir.
Ketegangan Geopolitik dan Tekanan Inflasi
Konflik yang sedang berlangsung melibatkan Iran telah mendorong harga minyak melewati $90 per barel, memicu kekhawatiran akan inflasi yang persisten. Laporan menunjukkan bahwa Amerika Serikat berencana untuk mengerahkan sekitar 3.000 tentara ke Timur Tengah untuk mempertahankan pengaruh atas Selat Hormuz. Di dalam negeri, legislator AS sedang memperdebatkan tambahan pendanaan sebesar $200 miliar untuk konflik tersebut, sementara Kevin Hassett, direktur Dewan Ekonomi Nasional, mencatat bahwa $12 miliar telah digunakan. Pengeluaran ini terjadi pada saat utang nasional AS telah melampaui angka $39 triliun, yang semakin menekan biaya hidup konsumen.
Dampak pada Pasar Teknologi dan Kripto
Sektor teknologi juga tidak kebal terhadap penurunan, dengan perusahaan besar seperti Google, Meta, dan IBM melihat penurunan harga saham sebesar 10% atau lebih selama enam minggu terakhir. Selain itu, muncul kekhawatiran spekulatif mengenai sektor AI; OpenAI dilaporkan menawarkan jaminan pengembalian minimum sebesar 17,5% kepada perusahaan ekuitas swasta meskipun perusahaan tersebut sebagian besar tetap tidak menguntungkan. Di ruang kripto, meskipun metrik on-chain untuk Bitcoin tetap menguntungkan, lingkungan makroekonomi yang lebih luas menjadi hambatan yang signifikan. Analis memperingatkan bahwa jika inflasi tetap tinggi dan pengeluaran perang terus membuat kebijakan moneter tetap ketat, Bitcoin bisa menghadapi pengujian ulang level $66.000.
Bagaimana reaksi pasar?
commentCount
commentEmpty
commentEmptySubtitle
