Aave
Aave·Market

24 Maret 2026 pukul 16.14

Pendiri Aave & Ethena: DeFi Kian Mirip Keuangan Tradisional

Pendiri Aave & Ethena: DeFi Kian Mirip Keuangan Tradisional
Quick Take
  • Stani Kulechov dan Guy Young menyatakan bahwa keuangan kripto mulai beralih ke model keuangan tradisional dengan menawarkan imbal hasil yang lebih terprediksi seperti obligasi.
  • Alat DeFi baru, seperti Pendle, memungkinkan pengguna untuk beralih antara suku bunga tetap dan mengambang, memberikan stabilitas di pasar yang volatil.
  • Meskipun imbal hasil DeFi saat ini sebagian besar didorong oleh leverage, pertumbuhan di masa depan diperkirakan akan berasal dari tokenisasi aset dunia nyata.

Meniru Pasar Obligasi Tradisional

Dalam acara Digital Asset Summit (DAS) di New York, CEO Ethena, Guy Young, mencatat bahwa keuangan terdesentralisasi (DeFi) akhirnya mulai menyediakan lingkungan yang sebanding dengan keuangan tradisional. Ia menjelaskan bahwa pendapatan tetap tradisional pada dasarnya adalah distribusi risiko dalam berbagai format, fitur yang sangat jarang ditemukan di ruang kripto dua tahun lalu.

Hingga saat ini, pengguna kripto sebagian besar berfokus pada perdagangan token atau meminjam dengan jaminan token tersebut, sering kali mengejar imbal hasil tinggi yang tidak terduga. Namun, mekanisme baru memungkinkan pengguna untuk mengunci keuntungan. Young menyoroti platform seperti Pendle, yang memfasilitasi swap suku bunga tetap-ke-mengambang, memungkinkan investor untuk memilih antara suku bunga stabil atau variabel. Meskipun ada kemajuan ini, memprediksi kondisi pasar tiga bulan ke depan tetap menjadi tantangan besar.

Likuiditas dan Pergeseran Menuju Aset Dunia Nyata

Pendiri Aave Labs, Stani Kulechov, menekankan bahwa Aave berfungsi sebagai "penampung likuiditas," menyediakan kolam modal yang dalam untuk membantu peluncuran produk-produk DeFi baru. Infrastruktur ini sangat penting untuk transisi dari perdagangan spekulatif ke model keuangan yang lebih matang.

Beberapa observasi kunci mengenai imbal hasil saat ini dan masa depan meliputi:

  • Sebagian besar imbal hasil DeFi saat ini masih dihasilkan melalui leverage dan aktivitas perdagangan.
  • Evolusi jangka panjang sektor ini bergantung pada pemindahan aset dunia nyata ke dalam rantai blok (on-chain).
  • Nilai ekonomi masa depan diperkirakan akan berasal dari sumber-sumber keuangan tradisional daripada sekadar spekulasi asli kripto.

Kulechov menyimpulkan bahwa seiring dengan matangnya tokenisasi, ekonomi DeFi akan semakin mencerminkan sektor keuangan tradisional, mengintegrasikan imbal hasil dunia nyata ke dalam ekosistem blockchain.

Bagaimana reaksi pasar?

0%Long/Short0%

commentCount

commentLogin

commentEmpty

commentEmptySubtitle